Batam Optimis Target Kunjungan 1,7 Juta Wisman Tercapai 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata (dok transkepri.com)

TRANSKEPRI,COM.BATAM-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam optimis target kunjungan 1,7 juta wisatawan mancanegara (wisman), pada 2026 dapat tercapai. Realisasi untuk mencapai target tersebut, terlihat dari kunjungan wisatawan terus meningkat selama periode Januari hingga Juni, dan sudah tercatat 816.897 wisman yang masuk.
 

"Kota Batam tetap menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara untuk wilayah perbatasan Indonesia, karena akses yang mudah melalui pelabuhan ferry internasional dan Bandara Internasional Hang Nadim. Target kunjungan 1,7 juta wisman pada 2026 sudah terealisasi 816.897 orang berdasarkan data kami Juni kemarin," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, Kamis (21/8).
 

Menurutnya, wisman yang datang ke Batam hingga sekarang tidak mengalami masalah atau penurunan. Ini bisa dipantau di pelabuhan ferry ataupun bandara, arus wisman yang datang ke Batam selalu ramai. Apalagi, saat weekend atau akhir pekan. Mereka banyak datang ke Batam untuk berlibur sambil menikmati kuliner, jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, berolah raga, sekedar jogging sambil menikmati keindahan Kota Batam. 
 

Wisman asal Singapura, Malaysia, Cina dan India  adalah yang paling banyak  atau mendominasi masuk ke Batam. Mereka menjadikan Batam tetap sebagai pilihan utama atau gerbang utama jika ingin berlibur ke wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Setelah itu, ada juga sebagian mereka berwisata ke luar Batam, seperti ke Lagoi, Bintan dan wisata religius Pulau Penyengat.
 

Dikatakannya, dengan kondisi ini tentunya Pemerintah Kota Batam terus berupaya menjaga agar gairah pariwisata tidak rusak atau mendapat citra kurang baik di mata wisman asing. Kebersihan kota terjaga, rapi dan keamanan yang makin baik adalah hal dasar untuk kemajuan dunia pariwisata, 
 

"Seiring dengan upaya untuk meningkatkan potensi pariwisata itu, hal lain seperti berbagai event olahraga juga digelar secara rutin setiap tahunnya," ujarnya. 
 

Seperti event  Internasional Batam 10K 2026 yang mengusung tema “Beyond Borders”. Batam 10K 2026 akan digelar pada Minggu, 20 September 2026. Peserta dari berbagai negara juga sudah mendaftar, seperti pelari dari Kenya dan Singapura. Kemudian, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto juga telah mendaftarkan diri sebagai peserta Batam 10K 2026.

 Keikutsertaan pelari dari berbagai negara menunjukkan bahwa Batam 10K mulai memiliki daya tarik lebih luas.
Artinya, melalui event Batam 10K 2026 bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari pengembangan sport tourism Kota Batam. Para peserta dari luar daerah maupun mancanegara diharapkan tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menikmati berbagai potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki Batam.

“Kesempatan Kota Batam  memperkenalkan potensinya secara lebih luas. Mereka datang untuk berlari, sekaligus bisa menikmati destinasi wisata, kuliner dan suasana Kota Batam. Semakin banyak kegiatan olahraga bertaraf internasional, semakin bagus untuk mendongkrak kunjungan wisatawan,” tambahnya.(ramli)


[Ikuti TransKepri.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar